Wednesday, February 1, 2023
Wednesday, February 1, 2023
Home » Potret Baru Arab Saudi, Wanita Buka Cadar-Tak Pakai Abaya

Potret Baru Arab Saudi, Wanita Buka Cadar-Tak Pakai Abaya

by Mercy Novitasari
0 comment

Wajah baru terlihat di Arab Saudi, khususnya ibu kota Riyadh. Kota itu, dilaporkan The National, tidak lagi terbebani aturan segregasi dan praktik sosial yang ketat.

Di Bandara Internasional King Khalid Riyadh misalnya, pria dan wanita mengantri di jalur yang sama di bea cukai. Mayoritas wanita pun tak bercadar dan beberapa tak memakai Abaya, pakaian tradisional panjang yang biasa dipakai wanita di kawasan Teluk dan sempat wajib di Arab Saudi.

“Mengunjungi Arab Saudi secara keseluruhan adalah pengalaman yang berbeda pada tahun 2008 dibandingkan saat ini, dengan aturan ketat mengenakan abaya dan kerudung serta pemisahan jenis kelamin yang mencolok,” kata seorang turis Mesir yang mengunjungi keluarga besarnya di Jeddah, Samia.

‘Pembukaan’ Riyadh dan penghapusan sejumlah aturan fisik dan sosial memang telah mengubah kehidupan sehari-hari warga secara signifikan. Ini bermula dari visi Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada tahun 2016 yang memperkenalkan sejumlah proyek dan inisiatif transformasional untuk mendorong kemajuan negara.

Kebanyakan wanita memang tetap memakai hijab. Namun yang lain, ada yang memilih untuk tidak menutupi rambut mereka.

Percampuran antara laki-laki dan perempuan menjadi lebih umum dan polisi agama tidak terlihat. Sekarang, wanita lebih terlibat di tempat kerja.

Pemerintah Saudi telah menerbitkan aturan pekerja yang disebut Nitaqat. Kebijakan itu mengharuskan perusahaan-perusahaan Saudi dan mengisi tenaga kerja mereka dengan warga lokal hingga level tertentu, termasuk perempuan.

“Sepuluh tahun yang lalu, sebagian besar tempat kerja didominasi laki-laki,” kata salah satu pendiri dan kepala eksekutif Marefa Digital, sebuah platform pembelajaran yang mengadakan lokakarya dan sesi pelatihan, Khaled Alturki.

“Perpaduan yang sehat antara perempuan dan laki-laki hadir saat kami menyampaikan lokakarya dan pelatihan … Ada lebih banyak keragaman dan inklusi,” tambahnya.

Hal sama juga dikatakan Susan Parker. Ia bekerja di Timur Tengah sejak 2008, termasuk di Dubai dan Abu Dhabi.

“Tidak ada kata sifat yang cukup besar untuk menggambarkan perubahan yang telah dilihat Riyadh,” ujarnya terkejut melihat Riyadh kini.

Sebelumnya, ujarnya, sebagai wanita asing yang belum menikah, dia tidak bisa mendapatkan visa pengunjung untuk pertemuan dengan klien di ibu kota. Namun kini, tidak lagi.

“Sikapnya sangat terbuka, ramah dan berpikiran maju,” kata kepala komunikasi untuk Cenomi Group itu.

“Semua orang benar-benar merasa mereka berperan dalam perubahan ini,” tambahnya.

Dilaporkan media yang sama, investasi pemerintah Arab Saudi, dalam restorasi warisan budaya dan infrastruktur kota meningkat lebih dari dua kali lipat sejak peluncuran Visi 2030. Perubahan ini terutama terlihat di Riyadh.

Riyadh Season adalah festival hiburan dan budaya seluruh kota selama lima bulan yang menarik penduduk dan turis ke ibu kota. Pusatnya adalah Boulevard Riyadh, sebuah distrik rekreasi seluas 900.000 meter persegi.

Di 2021, Riyadh Season menyelenggarakan 7.500 acara yang mencakup segala hal mulai dari musik dan seni hingga acara makanan dan olahraga. Di 2022, ada 8.500 kegiatan termasuk kembang api setiap hari, 150 konser, delapan pertunjukan internasional, 17 drama berbahasa Arab, 108 pengalaman interaktif dan 252 restoran.

“Memang, setiap jenis bakat dan peluang bisnis telah datang ke Riyadh dalam beberapa tahun terakhir,” kata seorang warga, Alturki.

“Lalu lintas menjadi masalah … tapi sebenarnya merupakan indikasi bagus dari kota dan ibu kota yang berkembang pesat,” tambahnya.

Untuk itu, pemerintah kota dilaporkan menginvestasikan US$23 miliar selama delapan tahun ke depan untuk memaksimalkan perluasan. Riyadh Metro, proyek transportasi baru senilai US$22,5 miliar, juga dibangun dengan 85 stasiun dan enam jalur.

You may also like

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites. Buy Soledad now!

Wanita Berita, A Media Company – All Right Reserved.