Saturday, June 22, 2024
Saturday, June 22, 2024
Home » 5 Fakta Soal Women from Rote Island, Film Terbaik Piala Citra FFI 2023

5 Fakta Soal Women from Rote Island, Film Terbaik Piala Citra FFI 2023

by Taris Maharani
0 comment

Women from Rote Island menjadi sorotan setelah membawa pulang Piala Citra FFI 2023 untuk kategori prestise Film Panjang Terbaik.
Film tersebut mengalahkan sejumlah unggulan lainnya, seperti Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja dan 24 Jam Bersama Gaspar karya Yosep Anggi Noen.

Selain itu, film yang konon didasarkan dari kisah nyata ini juga ditayangkan di berbagai festival film internasional, salah satunya Busan International Film Festival 2023.

Berikut 5 fakta soal Women from Rote Island.

1. Sinopsis singkat
Women from Rote Island mengisahkan perjalanan seorang perempuan asal Pulau Rote bernama Orpha. Ia merupakan seorang pekerja migran ilegal yang akhirnya dipulangkan dari Sabah, Malaysia.

Kepulangan Orpha juga bersamaan untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Namun kepulangan Martha tersebut juga menyimpan duka lantaran ia mengalami trauma menjadi korban kekerasan seksual.

Bukan hanya itu, selama dua tahun bekerja di perkebunan kelapa sawit, ia tidak membawa apapun selain daripada depresi usai tragedi pemerkosaan yang menimpanya.

Di kampung halaman, Orpha berusaha dan berjuang menjalani kehidupannya dengan rasa trauma tersebut. Bukan hanya itu, Orpha juga berjuang melawan kekerasan baik secara verbal maupun non verbal yang ia terima.

“Orpha harus menghadapi diskriminasi yang terus terjadi dan tradisi berabad-abad yang selalu menempatkan perempuan sebagai gender kelas dua di masyarakat,” tulis pihak Busan International Film Festival terkait film Women from Rote Island.

2. Kru dan pemain
Women from Rote Island ditulis dan diarahkan oleh Jeremias Nyangoen. Menurut laman Busan International Film Festival, film ini adalah debut penyutradaraan sineas lulusan Institut Kesenian Jakarta tersebut.

Sebelum menjadi sutradara film ini, Jeremias dikenal sebagai produser, aktor, dan penulis film. Sejumlah film yang pernah ia rulis adalah Denias, Senandung di Atas Awan (2006) dan Serdadu Kumbang (2011).

“Sesungguhnya film ini ingin mengajak orang untuk berani speak-up, berteriak, untuk melawan kejahatan-kejahatan tersebut,” kata Jeremias dalam video sambutan di BIFF 2023.

“Sebab para pelakunya berada di mana-mana, bisa terjadi kapan saja, dan bisa dialami oleh perempuan maupun laki-laki,” lanjutnya.

Women from Rote Island diperankan oleh Linda Adoe, Irma Rihi, dan Sallum Ratu. Jeremias menyebut film ini sebagian besar diperankan oleh para pemain yang sebelumnya belum pernah bermain film.
“Film ini dimainkan 90 persen oleh mereka yang belum pernah bermain film. Tapi melalui proses latihan yang panjang, mereka dapat memainkannya dengan baik,” kata Jeremias.

“Harapan kami, film ini bisa menjadi tontonan yang inspiratif, dan bermanfaat bagi banyak orang,” lanjutnya.

Selain itu, Women from Rote Island juga digarap oleh Joseph Christoforus Fofid sebagai sinematografer, Iqbal Majono di bagian desain produksi, Beck sebagai editor, tata suara diatur Dwi Budi Priyanto, dan tata musik oleh Leodet.

3. Tayang perdana
Film ini tayang perdana di Busan International Film Festival 2023 pada 7 Oktober silam. Film ini juga sempat tayang di Jakarta Film Week yang digelar akhir Oktober 2023 dan memenangkan Direction Award.

Selain itu, film ini juga tayang di Asian Film Festival Barcelona 2023 pada 4 November lalu, serta QCinema International Film Festival 2023 di Filipina.

4. Kemenangan di FFI 2023
Dalam ajang Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2023, Women from Rote Island mendapatkan empat nominasi dan menyapu bersih seluruhnya, termasuk untuk Film Panjang Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Selain itu, Women from Rote Island juga memenangkan Skenario Asli Terbaik untuk Jeremias Nyangoen dan Sinematografi Terbaik untuk Joseph Christoforus Fofid.

Dengan kemenangan tersebut, Women from Rote Island menjadi film dengan raihan Piala Citra terbanyak pada Festival Film Indonesia 2023.

5. Tayang di bioskop
Hingga saat ini, Women from Rote Island belum diumumkan akan tayang secara umum di bioskop Indonesia. Film tersebut masih beredar di festival-festival luar negeri dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada akhir November 2023.

Sumber : CNN

You may also like

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites. Buy Soledad now!

Wanita Berita, A Media Company – All Right Reserved.