Thursday, July 18, 2024
Thursday, July 18, 2024
Home » Taliban Larang Perempuan Afghanistan Kuliah, Turki dan Arab Saudi Mengecam

Taliban Larang Perempuan Afghanistan Kuliah, Turki dan Arab Saudi Mengecam

by Kathy Octavia
0 comment

Liputan6.com, Kabul – Kecaman kembali diterima Taliban yang yang saat ini memimpin pemerintahan Afghanistan.

Menurut laporan VOA Indonesia, Jumat (23/12/2022), Turki dan Arab Saudi menjadi negara mayoritas Muslim terbaru yang mengutuk keputusan Taliban untuk melarang perempuan mengenyam pendidikan di tingkat perguruan tinggi atau kuliah. Sementara itu, puluhan perempuan dilaporkan melakukan protes di jalan-jalan Kabul pada Kamis 22 Desember.

Sebagai tanda lain dari tentangan domestik, beberapa pemain kriket Afghanistan ikut mengutuk larangan perempuan belajar di universitas itu. Kriket adalah olahraga yang sangat populer di Afghanistan, dan para pemainnya memiliki ratusan ribu pengikut di media sosial.

Taliban awal pekan ini memerintahkan perempuan di berbagai penjuru negara itu agar mulai menghentikan kegiatan kuliahnya di universitas swasta dan negeri sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Mereka belum berbicara secara terbuka tentang larangan tersebut atau menanggapi reaksi global terhadapnya, meskipun juru bicara Kementerian Pendidikan Tinggi, Ziaullah Hashmi, mengatakan dalam cuitan di Twitter, Kamis, bahwa konferensi pers akan diadakan pekan ini untuk menjelaskan langkah tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada hari Kamis bahwa larangan itu “tidak Islami dan tidak manusiawi. “Berbicara pada konferensi pers bersama dengan sejawatnya dari Yaman, Cavusoglu meminta Taliban untuk membatalkan keputusan itu.

“Apa salahnya pendidikan perempuan? Apa ruginya bagi Afghanistan?,” kata Cavusoglu. “Apakah ada penjelasan Islaminya? Sebaliknya, agama kita, Islam, tidak menentang pendidikan, malah mendorong pendidikan dan ilmu pengetahuan.”

Arab Saudi, yang hingga 2019 memberlakukan pembatasan besar-besaran pada perjalanan perempuan, pekerjaan, dan aspek penting lainnya dalam kehidupan sehari-hari mereka termasuk mengemudi, juga mendesak Taliban untuk mengubah arah.

Kementerian Luar Negeri Saudi mengungkapkan “keheranan dan penyesalan” atas larangan pendidikan universitas pada perempuan Afghanistan. Dalam sebuah pernyataan Rabu malam, kementerian itu mengatakan keputusan itu “mengherankan di semua negara Islam.”

Sebelumnya, Qatar yang telah berhubungan dengan otoritas Taliban juga mengecam keputusan tersebut.

Sumber: Liputan Enam

You may also like

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites. Buy Soledad now!

Wanita Berita, A Media Company – All Right Reserved.